Detoksifikasi

Jika anda mudah merasa lelah atau sering mengalami salah satu dari beberapa hal berikut seperti nyeri, ruam kulit, gangguan pencernaan, sulit berkonsentrasi, ataupun bermasalah dengan berat badan, mungkin sudah saatnya anda menambahkan detoksifikasi sebagai bagian dari pola hidup.

Detoksifikasi dapat dilakukan secara aktif maupun pasif. Salah satu contoh detoksifikasi pasif adalah puasa. Dengan berpuasa memungkinkan sistem pencernaan kita untuk beristirahat dan memulihkan diri setelah terpapar oleh racun yang banyak terkandung dalam makanan sehari-hari dikarenakan pola makan yang kurang sehat.

Banyak orang yang langsung bisa merasakan dampak positif dari puasa. Ruam kulit menjadi bersih, masalah pencernaan teratasi, nyeri sendi semakin berkurang, serta banyak pula yang merasakan pikiran semakin jernih.

Detoksifikasi aktif merupakan suatu cara untuk menghilangkan zat-zat beracun yang menumpuk dalam tubuh. Dengan mengeluarkan zat beracun dari dalam tubuh yang dilanjutkan dengan konsumsi makanan sehat, dapat membantu melindungi tubuh anda dari serangan penyakit serta mampu menjaga kesehatan serta kebugaran anda.

Organ Tubuh Untuk Detoksifikasi

Organ yang berfungsi melakukan detoksifikasi, diantaranya adalah sebagai berikut :

Hati – Hampir segala hal yang kita hirup, makan, minum, ataupun yang mengenai tubuh kita, pada akhirnya akan disaring oleh hati. Kebanyakan proses fisiologis yang terjadi dalam tubuh manusia menghasilkan zat berbahaya yang kemudian dinetralkan oleh hati. Udara bebas yang kita hirup sehari-hari juga banyak mengandung zat-zat beracun yang tanpa kita sadari dapat memasuki aliran darah melalui paru-paru, disinilah hati akan menjalankan fungsinya.

Alkohol, kafein, bahkan obat yang diresepkan dokter pun akan mengalami detoksifikasi oleh hati. Untuk menjalankan fungsinya, hati memerlukan banyak nutrisi. Ada kalanya hati kelelahan dalam menjalankan fungsinya yang menyebabkan kinerja hati menjadi terhambat. Ketika hal ini terjadi, gejala umum yang sering dirasakan adalah sering merasa lelah.

Namun bisa jadi gejala yang anda rasakan berbeda. Karena hal ini dipengaruhi oleh berbagai macam faktor seperti gaya hidup, pola makan, status gizi, serta gen yang terdapat dalam tubuh anda.

Usus – Zat-zat beracun yang telah diproses dan dikeluarkan oleh hati, selanjutnya akan disingkirkan melalui saluran pencernaan. Dalam tubuh manusia yang sehat, ada sekitar 3 miliar bakteri menguntungkan yang terdapat di dalam usus. Bakteri-bakteri ini sangat dibutuhkan dalam proses detoksifikasi. Antibiotik, makanan tidak sehat, perubahan pola makan, stress, dan proses pengobatan dapat mengubah keseimbangan bakteri serta memungkinkan bakteri yang merugikan dapat menguasai usus. Hal ini dapat merusak proses detoksifikasi alami yang terjadi dalam tubuh.

Terdapat kelenjar getah bening / limfa  dalam selaput lendir usus. Sekitar 70% dari sistem kekebalan tubuh manusia, dipengaruhi oleh kelenjar getah bening. Dan gangguan usus bisa menghambat kinerja organ yang berperan dalam imunitas.
Usus yang memiliki panjang total seluas lapangan sepakbola ini terhubung dengan kelenjar limfa besar yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Jika salah satu darinya terganggu, maka akan mempengaruhi satu sama lain.

Karena itulah sangat penting menjaga kesehatan usus untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Dan ada banyak hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk melancarkan usus, melakukan detoksifikasi, serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Terapi Pengobatan Untuk Detoksifikasi

Di klinik kami, Anda bisa mendapatkan layanan terpadu satu pintu untuk mengenal kondisi terbaik bagi Anda dan gaya hidup Anda untuk bisa membantu organ dan sel tubuh Anda untuk bisa melakukan detoksifikasi. Hal ini menjadi sangat penting karena keragaman individu serta berbagai gaya hidup yang berbeda beda menjadikan seseorang membutuhkan cara detoksifikasi yang berbeda – beda.

Beberapa cara yang biasa dilakukan untuk membantu Anda untuk melakuan detoksifikasi

1. Kopi Enema

Yaitu sebuah cara untuk membersihkan usus langsung melalui usus. Karena usus merupaakan pertahanan pertama yang harus dibersihkan guna mendapatkan hasil yang terbaik untuk meningkatkan imunitas dari tujuan detoksifikasi.

2. Terapi Ozon

Berbeda kopi enema. Terapi ozon adalah perkembangan teknologi yang menggunakan kebaikan alam yang dikemas dalam sebuah mesin modern. Terapi ozon membantu Anda untuk melaukan detoksifikasi langsung melalui darah. Beberapa orang yang melakukan terapi ozon biasanya juga melakukan kopi enema untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari detoksifikasi mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *