Penyakit Jantung

Pada halaman ini Anda akan belajar bagaimana penyakit jantung bisa terjadi pada seseorang. Anda bisa mendapatkann informasi yang detail tentang apa, bagaimana dan tujuan dari setiap tindakan medis yang di lakukan baik di rumah sakit atau tempat terapi pengobatan jantung untuk mengatasi penyakit.

T : Apa itu Penyakit Jantung?
J : Diperkirakan ada sekitar 14 juta penduduk Amerika menderita penyakit jantung. Penyakit yang bisa diderita oleh pria dan wanita ini menjadi pembunuh nomor satu di Amerika. Sekitar 1.5 juta orang per tahun mengalami serangan jantung dan 500,000 diantaranya meninggal dunia setiap tahunnya.

Jenis penyakit jantung yang paling sering terjadi disebabkan oleh penumpukan plak pada dinding arteri  yang menyebabkan pengerasan dinding arteri. Penumpukan plak ini akan semakin mempersempit ruang arteri yang menyebabkan peningkatan tekanan darah sehingga pasokan oksigen ke jantung menjadi berkurang.

Ketika pasokan oksigen ke jantung semakin berkurang, akan mengakibatkan nyeri dada yang biasa disebut dengan angina. Ketika plak yang menumpuk di dinding arteri mengalami keretakan, hal ini akan mengakibatkan penggumpalan darah. Darah yang menggumpal bisa merusak jaringan jantung yang pada akhirnya menyebabkan terjadinya serangan jantung.

Pembuluh Darah Jantung Yang Cocok Untuk Mendapatkan Terapi Kelasi

T : Bagaimana Gaya Hidup Yang Bisa Mencegah Penyakit Jantung?
J : Awal penyakit jantung bisa terjadi bertahun-tahun sebelum berhasil didiagnosa. Dan biasanya tidak terdeteksi dengan jelas hingga pertengahan usia atau lebih lanjut. Perubahan gaya hidup yang bisa mencegah penyakit jantung diantaranya adalah menghentikan kebiasaan merokok, menjalankan diet mediterania, berolahraga serta menurunkan berat badan jika diperlukan supaya tekanan darah menjadi normal dan mencegah diabetes.

T : Apa saja perawatan tradisional yang bisa dilakukan untuk penyakit jantung?
J : Perawatan untuk penyakit jantung meliputi perubahan gaya hidup, pengobatan, pemasangan stent  pada jantung, angioplasti , serta operasi bypass arteri koroner. Namun dari banyak kasus yang terjadi di Indonesia. Kebanyakan orang yang sudah mendapatkan tindakan medis, hanya menjadi upaya  untuk mencegah bukan mengobati. Hal ini, dikarenakan gaya hidup pasien dengan penyakit jantung sudah terbiasa dan tidak bisa di ubah. Hal ini sebagai penyebab timbulnya stigma penyakit jantung tidak bisa disembuhkan, karena pasien yang tidak mau untuk merubah pola hidup

T : Apakah Penumpukan Plak Bisa Terjadi di Arteri Selain Jantung?
J : Ya, setiap pembuluh darah dalam tubuh memiliki risiko penumpukan plak. Sebagai contoh, orang yang memiliki Penyakit Arteri Perifer akan merasakan nyeri pada kaki ketika berjalan ,akibat pasokan oksigen yang berkurang.

Terapi Kelasi Untuk Penyakit Jantung

T : Apa yang dimaksud dengan Terapi Kelasi ?
J : Terapi kelasi adalah perawatan untuk mengeluarkan zat logam seperti timah, aluminium, cadmium, merkuri, dan arsen dari dalam tubuh. Terdapat beberapa metode terapi kelasi. Salah satunya adalah EDTA yang diberikan melalui urat nadi. EDTA merupakan asam amino sintetis yang sanggup mengikat logam dan mineral.

T : Apa Saja Keuntungan Terapi Kelasi ? Apa yang dilaporkan pasien setelah menjalani terapi ?
J :  Terapi kelasi telah mendapat persetujuan FDA  untuk mengatasi keracunan timah. Selain dapat mengurangi jumlah logam berat dalam tubuh yang menyebabkan tubuh kekurangan antioksidan yang berakibat penuaan dini, terapi kelasi juga memiliki banyak keuntungan lain.

Berdasarkan pengalaman kami, para pasien yang memiliki gejala angina maupun klaudikasio (nyeri kaki ketika berjalan), dilaporkan mengalami perbaikan setelah menjalani terapi kelasi. Daya ingat, ketajaman berpikir, penglihatan, energi, serta kebugaran yang dirasakan juga mengalami peningkatan.

Beberapa Testimoni Terapi Kelasi dari Pasien:

“Saya memiliki penyumbatan di kaki kanan yang mengakibatkan rasa nyeri ketika berjalan. Namun sejak menjalani terapi kelasi, rasa nyeri itu sekarang sudah hilang”

“Saya telah menjalani terapi kelasi selama 7 tahun. Saya pun terhindar dari operasi bypass tripel. Dulu saya harus mengkonsumsi 2 sampai 3 jenis obat untuk menstabilkan tekanan darah. Dan saat ini tekanan darah saya normal tanpa harus mengkonsumsi obat-obatan. Tekanan darah saya sekarang sekitar 110/74. Nyeri dada yang dulu sering saya rasakan, telah hilang setelah menjalani 12 kali perawatan. Saya sekarang bisa berolahraga tanpa merasakan nyeri dada. Ketika saya menemui kardiolog, saya tidak lagi memerlukan operasi”

“Suami saya menderita demensia  dan sedang menjalani terapi kelasi. Dan sekarang dia bisa berfungsi dengan baik. Dia menjadi penyelamat binatang serta menjadi relawan di dinas pemadam kebakaran. Jika ada yang mengajaknya berbicara, mereka tidak akan sadar bahwa dia menderita demensia. Karena suamiku sekarang menjalani terapi kelasi, dokternya mengatakan bahwa dia hanya perlu cek up 6 bulan sekali setelah sebelumnya dia harus periksa 3 bulan sekali. Saya sangat bahagia dengan perkembangannya. Meski kami masih baru sepertiga jalan dalam menjalani program perawatan ini. Saya merekomendasikan terapi kelasi pada orang-orang”

T : Bagaimana Cara Kerja Terapi Kelasi ?
J : Ada beberapa cara yang ditawarkan dalam penggunaan EDTA. Mengenai cara dan mengapa cara tersebut berhasil, masih berusaha dijelaskan dan sepertinya terapi ini berhasil melalui lebih dari 1 cara. Terapi ini mengurangi jumlah radikal bebas.

Radikal bebas dapat merusak lapisan dalam pembuluh darah. Luka pada lapisan dalam pembuluh darah merupakan awal terjadinya aterosklerosis (penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan kolesterol yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke).

Dalam beberapa kasus penyakit jantung, logam berat seperti merkuri pernah ditemukan berada pada level 22,000 kali ambang batas normal. Kelasi mengeluarkan logam berat seperti merkuri, timah, arsenik, cadmium, dan nikel dari dalam pembuluh darah.

Karena EDTA dapat mengikat logam berat, hal ini bisa mencegah radikal bebas menuju dinding pembuluh darah. NIH atau dinas kesehatan nasional Amerika telah menyelesaikan percobaan klinis senilai 30 juta dolar untuk mempelajari efek terapi kelasi. Hasil dari penelitian besar ini masih belum diketahui.

T : Siapa Yang Bisa mencoba Terapi Kelasi?
J : Siapa saja yang ingin mengurangi kadar racun dalam tubuh mereka. Kita hidup di dunia yang penuh racun dan banyak orang yang memiliki kadar logam dalam tubuh yang melebihi jumlah normal. Terapi kelasi dapat membantu mengeluarkan racun ini dari dalam tubuh kita. Orang-orang yang memiliki masalah sirkulasi, baik di jantung, kaki dan tangan, maupun di otak bisa menjalani terapi kelasi.

T : Bagaimana Terapi Kelasi Dilakukan ?
J : Terapi kelasi diberikan melalui pembuluh vena. Kemudian logam berat yang meracuni tubuh akan diikat oleh kelasi dan akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui air seni.

T : Saya dengar ada Kelasi yang diberikan secara Oral, Apakah itu Berhasil ?
J : Berdasarkan pengalaman kami, kelasi yang diberikan secara oral tidak bekerja dengan baik, dengan pengecualian DMSA. DMSA memiliki peran dalam beberapa kasus keracunan merkuri, namun tingkat keberhasilannya hanya sepertiga dari kelasi injeksi. Secara mengejutkan, tubuh memiliki toeransi yang lebih baik terhadap kelasi injeksi dibanding kelasi oral. Kelasi oral akan melalui usus, dan bagi beberapa orang hal ini dapat menimbulkan masalah. Sedangkan terapi yang diberikan melalui pembuluh darah, 100% akan langsung masuk melalui sistem peredaran darah.

T : Dimanakah saya bisa menemukan informasi lebih lanjut mengenai terapi kelasi dan penyakit jantung ?
J : Anda bisa membaca buku Bypassing Bypass Surgery karangan Elmer M. Cranton, M.D. atau Forty Something Forever: A Consumer’s Guide to Chelation Therapy karangan Harold Brecher and Arline Brecher yang merupakan sumber terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *