Terapi Khelasi

Terapi kelasi adalah perawatan untuk mengeluarkan logam berat dari dalam tubuh seperti timah, aluminium, cadmium, merkuri, dan arsenik. Terdapat beberapa metode terapi kelasi. Salah satunya adalah EDTA yang diberikan melalui urat nadi. EDTA merupakan asam amino sintetis yang sanggup mengikat logam dan mineral.

Asam etilenadiaminatetraasetat Mengikat Plak Dalam Saluran Darah
Asam etilenadiaminatetraasetat Mengikat Plak Dalam Saluran Darah

Manfaat Terapi Kelasi

Terapi kelasi telah mendapat persetujuan FDA (salah satu lembaga pemerintahan di Amerika) untuk mengatasi keracunan timah. Selain dapat mengurangi jumlah logam berat dalam tubuh yang menyebabkan tubuh kekurangan antioksidan yang berakibat pada penuaan dini, terapi kelasi juga memiliki banyak keuntungan lain.

Berdasarkan pengalaman kami, para pasien yang memiliki gejala angina maupun klaudikasio (nyeri kaki ketika berjalan), dilaporkan mengalami perbaikan setelah menjalani terapi kelasi.Daya ingat, ketajaman berpikir, penglihatan, energi, sertake bugaran yang dirasakan juga mengalami peningkatan.

Testimoni Pasien Kelasi

Berikut adalah beberapa testimoni dari pasien kami :

“Ketika mulai menjalani terapi kelasi, saya tidak bisa berjalan sejauh ½ mil. Setelah 6 minggu perawatan, saya sanggup berjalan sejauh 4 mil tanpa merasa nyeri. Saya juga memiliki penglihatan ganda sebelum menjalani terapi. Sekarang hal tersebut sudah berlalu dan tidak pernah kambuh lagi. Ketika melakukan tes carotid doppler  di arteri leher, dokter sampai berkata bahwa jika dia tidak mengenalku, dia akan mengira saya masih remaja” EM

“Saya telah menjalani terapi kelasi selama 7 tahun. Saya pun terhindar dari operasi bypass tripel. Dulu saya harus mengkonsumsi 2 sampai 3 jenis obat untuk menstabilkan tekanan darah. Dan saat ini tekanan darah saya normal tanpa harus mengkonsumsi obat-obatan. Tekanan darah saya sekarang sekitar 110/74. Nyeri dada yang dulu sering saya rasakan, telah hilang setelah menjalani 12 kali perawatan. Saya sekarang bisa berolahraga tanpa merasakan nyeri dada. Ketika saya menemui kardiolog, saya tidak lagi memerlukan operasi” MB

“Suami saya menderita demensia  dan sedang menjalani terapi kelasi. Dan sekarang dia bisa berfungsi dengan baik. Dia menjadi penyelamat binatang serta menjadi relawan di dinas pemadam kebakaran. Jika ada yang mengajaknya berbicara, mereka tidak akan sadar bahwa dia menderita demensia. Karena suamiku sekarang menjalani terapi kelasi, dokternya mengatakan bahwa dia hanya perlu cek up 6 bulan sekali setelah sebelumnya dia harus periksa setiap 3 bulan sekali. Saya sangat bahagia dengan perkembangannya. Meski kami masih baru sepertiga jalan dalam menjalani program perawatan ini. Saya merekomendasikan terapi kelasi pada orang-orang” PB

“Sekitar 7 tahun yang lalu, saya beberapa kali mengalami serangan jantung dan diberitahu oleh para “ahli” di beberapa rumah sakit termasuk RS. Emory di Atlanta, bahwa satu-satunya harapan yang tersisa adalah saya harus melakukan operasi cangkok jantung. Jika tidak dilakukan, mereka menyatakan bahwa saya hanya akan bertahan hidup selama 3 s/d 5 tahun saja.

Saya memutuskan untuk tidak melakukannya. Karena prosedur tersebut akan menghabiskan semua hasil jerih payah kami sekeluarga selama ini, hanya untuk kemudian harus mengkonsumsi obat-obatan senilai 3000 dolar per bulan yang menekan penolakan tubuh demi bertahan hidup.

Ketika saya bertanya soal [kelasi]… dia menolaknya dan berkata, “itu bukan pilihan untukmu”.

Sekitar 1 bulan kemudian, saya membuat janji dengan dokter di klinik dan pergi menemuinya. Saya pergi menemuinya meski ragu dengan kondisi saya, namun saya berpendapat bahwa saya tidak akan rugi apa-apa. Saya sampai dijuluki “Thomas si Peragu”. Saya bahkan tidak bisa berjalan dari halaman menuju kedalam rumah tanpa berhenti beberapa kali untuk beristirahat. Saya sangat terkejut ketika setelah 12x perawatan, saya sanggup BERLARI dari halaman sampai kedalam rumah!

Saya telah menyelesaikan seluruh rangkaian terapi, namun masih harus melakukannya beberapa kali setahun untuk perawatan, dan saya merasa hebat! Saya sangat berterimakasih atas terapi kelasi. Bagi saya hal tersebut telah mengubah dan menyelamatkan hidup saya. Saya berbagi kisah dengan siapapun sebisa mungkin. 7 tahun telah berlalu dan sekarang saya memiliki 2 orang cucu dan tak sabar untuk menanti lebih banyak lagi!

Terimakasih Biogenesis!

Cara Kerja Terapi Kelasi

Saat ini ada beberapa cara yang ditawarkan dalam penggunaan EDTA. Mengenai cara dan mengapa cara tersebut berhasil, masih berusaha dijelaskan dan sepertinya terapi ini berhasil melalui lebih dari 1 cara. Terapi kelasi bertujuan untuk mengurangi jumlah radikal bebas. Radikal bebas dapat merusak lapisan dalam pembuluh darah. Luka pada lapisan dalam pembuluh darah merupakan awal terjadinya aterosklerosis (penyempitan dan pengerasan pembuluh darah arteri akibat penumpukan kolesterol yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke).

Terapi Kelasi Untuk Mengikat Plak Dalam Sel Darah cocok Untuk pengobatan jantung

Dalam beberapa kasus penyakit jantung, logam berat seperti merkuri pernah ditemukan berada pada level 22,000 kali ambang batas normal. Kelasi mengeluarkan logam berat seperti merkuri, timah, arsenik, kadmium, dan nikel dari dalam pembuluh darah.

Karena EDTA dapat mengikat logam berat, hal ini bisa mencegah radikal bebas menuju dinding pembuluh darah. NIH atau dinas kesehatan nasional telah menyelesaikan percobaan klinis senilai 30 juta dolar untuk mempelajari efek terapi kelasi. Hasil dari penelitian besar ini masih belum diketahui.

T : Siapa yang bisa mendapat keuntungan dari terapi kelasi?
J : Siapa saja yang ingin mengurangi kadar racun dalam tubuh mereka. Kita hidup di dunia yang penuh racun dan banyak orang yang memiliki kadar logam dalam tubuh yang melebihi jumlah normal. Terapi kelasi dapat membantu mengeluarkan racun ini dari dalam tubuh kita. Orang-orang yang memiliki masalah sirkulasi, baik di jantung, kaki dan tangan, maupun di otak bisa menjalani terapi kelasi.

T : Bagaimana terapi kelasi dilakukan ?
J : Terapi kelasi diberikan melalui pembuluh vena. Kemudian logam berat yang meracuni tubuh akan diikat oleh kelasi dan akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui air seni.

T : Saya dengar ada kelasi yang diberikan secara oral, apakah ituberhasil ?
J : Berdasarkan pengalaman kami, kelasi yang diberikan secara oral tidak bekerja dengan baik, dengan pengecualian DMSA. DMSA memiliki peran dalam beberapa kasus keracunan merkuri, namun tingkat keberhasilannya hanya sepertiga dari kelasi injeksi.Secara mengejutkan, tubuh memiliki toeransi yang lebih baik terhadap kelasi injeksi dibanding kelasi oral. Kelasi oral akan melalui usus, dan bagi beberapa orang hal ini dapat menimbulkan masalah. Sedangkan terapi yang diberikan melalui pembuluh darah, 100% akan langsung masuk melalui sistem peredaran darah.

T : Dimanakah Saya Menemukan Info Mengenai Terapi Kelasi dan Penyakit Jantung ?
J : Anda bisa melakukan konsultasi ke klinik kami untuk mendapatkan informasi lebih lanjut untuk mengobati penyakit jantung Anda dengan berbagai teknologi terbaru di dunia kedokteran yang kami miliki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *